Mengucapkan

Mengucapkan

Mariyana Hanafi: Elegi kekosongan ibu

Mariyana Hanafi
Elegi kekosongan ibu
ibu menatap kosong
terdiam di depan kain yang masih berayun
dia mencari putranya
yang dulu sempat ditimang kebersahajaan
tapi kini,entah dimana

oh ibu,tak perlu menunggu anakmu
mungkin dia berpesta di geliat waktu
merayakan titik-titik kemenangan
atau sedang larut pada euphoria reformasi
sudahlah,lebih baik lelap saja pada malam yang masih setia menemanimu

ibu menatap kosong
hatinya pilu,lumpuh
tak lagi mampu mengenali anaknya
dia lupa cara disayangi tapi mampu mengasihi
meski kini keriput menghampirinya
oh ibu,senjamu kini menanti


Banjarmasin,29 November 2013